3 Tipe Teman Saat Curhat
Bagi sebagian orang, mencurahkan isi hati alias curhat adalah salah satu hal yang tidak mudah. Jadi ngga jarang, teman lebih banyak dipilih sebagai teman curhat, dibandingkan keluarga sendiri.

sebagian orang, mencurahkan isi hati alias curhat adalah salah satu hal yang tidak mudah. Jadi ngga jarang, teman lebih banyak dipilih sebagai teman curhat, dibandingkan keluarga sendiri. Isi curhatannya pun biasanya beragam, mulai dari permasalahan percintaan, keluarga, pekerjaan, bahkan ada juga yang membicarakan masalah pribadi yang sifatnya sangat teramat rahasia.

Nah kalau kamu sering banget dipilih jadi teman curhat, kamu patut berbangga hati, karena itu berarti teman-teman kamu menaruh kepercayaan sangat tinggi sama kamu sob. Jadi tetap jaga kepercayaan mereka, dengan menjaga rahasia dari setiap curhatan hati teman kamu yaa Sob..

Ternyata curhat juga sangat penting loh Sob.. Salah satunya adalah menghindarkan seseorang dari rasa depresi. Dengan mendengarkan curhat teman kamu, secara otomatis kamu sudah membantu teman kamu itu dari depresi..

Biasanya curhat dilakukan dengan banyak cara, ada yang penyampaiannya sambil menangis, marah, atau bisa juga sambil melakukan sesuatu, seperti makan.. Nah dari sekian banyak teman kamu yang curhat, mereka masuk tipe yang mana yah?

1. TEMAN YANG CERITANYA SETENGAH-SETENGAH

SAATCURHAT-2

Punya teman yang curhatnya suka setengah-setengah? Ishh udah pasti nyebelin banget yaa sob. Bayangin ajah, sudah lama dengerin curhat yang panjang, tiba-tiba ajah teman kamu mengakhiri curhatannya, tanpa ada ending yang jelas alias menggantung.. Kan jadi penasaran sama ceritanya dan gregetan sendiri, ujung-ujungnya kesel sendiri deh, karena curhatanya cuma setengah-setengah..

Tapi walaupun teman kamu begitu, kamu harus tetap menunjukkan rasa empati yaa sob, ketika mendengarkan curhatan teman kamu. Empati sendiri adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, seperti marah, sedih dan juga gembira. Dengan menunjukkan empati seperti memegang tangan ataupun pundak, bisa menunjukkan bahwa kamu itu peduli dengan permasalahan yang tengah dihadapi oleh teman-teman kamu.

Tapi jangan lupa yaa Sob, untuk tanya teman kamu, akhir cerita dari curahan hatinya. Karena siapa tahu kamu dapat memberi sedikit masukan untuk permasalahan yang sedang dihadapi oleh teman kamu tersebut.

2. CURHATNYA HARUS SAMBIL NGEMIL

SAATCURHAT-3

Nah kalau kamu punya teman yang hobinya curhat sambil ngemil, sebagai teman yang baik, sepertinya kamu harus siap sedia cemilan sehat di rumah yaa Sob, biar teman kamu merasa nyaman saat mengeluarkan semua “unek-unek” dalam hatinya..

Waktu teman kamu curhat, coba deh kamu kasih cemilan yang asyik banget kayak Chocomania Chocochip Cheese Cookies yaitu kukis cokelat dengan taburan butiran cokelat dan keju, ataupun Chocomania Chocochip Peanut Cookies, kukis cokelat dengan taburan butiran cokelat dan kacang. Hmmm.. kalau udah makan Chocomania Chocochip Cookies ini, dijamin teman kamu bakalan betah curhat sama kamu tujuh hari tujuh malem ngga pulang-pulang..

3. CURHATANNYA DETAIL SAMPAI KE AKAR-AKARNYA!

SAATCURHAT-4

Tipe teman yang satu ini biasanya kalau curhat benar-benar detail, mulai dari awal kejadian sampai akhir kejadian. Belum lagi ditambah dengan “bumbu-bumbu” cerita lain yang belum pernah diceritain sebelumnya dan terkadang ngga perlu diceritakan sih. Kalau sudah seperti ini, kamu cuma bisa tarik nafas dan keluarin lagi, sambil tetap harus sabar yaa sob.. Walaupun kamu jadi gregetan, tapi jangan sampai kamu memotong pembicaraan teman kamu.

Selain butuh didengar, biasanya teman yang curhat itu juga butuh mendapatkan respon dan hiburan. Secara umum, yang harus kamu lakukan sebagai teman curhat adalah untuk jadi pendengar yang baik, tidak memotong pembicaraan, dan selalu memahami pembicaraan.

Satu hal yang perlu diingat yaa sob, jadilah teman curhat yang baik dan bisa menjaga kepercayaan temen kamu dengan baik. Karena dengan dipilihnya kamu jadi temen curhat, berarti temen kamu itu udah percaya banget kalau kamu itu ngga bakalan “bocorin” curhat mereka ke siapa-siapa. Satu lagi sob, selalu ingetin teman kamu yang curhat sama kamu untuk ngga perlu curhat di media sosial yaa Sob.

Oh ya, kalau sekiranya permasalahan yang sedang dialami oleh teman kamu terlalu berat dan kamu ngga bisa kasih masukan ataupun solusi yang tepat, ada baiknya untuk meminta bantuan professional seperti psikolog, yang memang memiliki kemampuan khusus untuk menangani beragam permalasahan kehidupan.

Nah itu tadi 3 tipe teman saat curhat, kalau kamu termasuk yang mana ya?